Murid-Murid SDN Neglasari Sumedang Antusias Mengikuti Kelas Dunia DAUKY 2019

Siswa-siswi aktif mengikuti Kelas Dunia Dauky. Foto: Elfoundation

KELAS DUNIA DAUKY merupakan program sosial edukasi yang difasilitasi DAUKY bekerjasama dengan ELFOUNDATION.

Di program ini, para Duta DAUKY mengajak siswa-siswi di level SD untuk menyukai literasi dan mengenal dunia internasional.

Mengawali tahun 2019, DAUKY kembali menggelar KELAS DUNIA DAUKY Vol.4.

Kegiatan yang digelar pada 8-9 Maret 2019 ini, berlokasi di SDN Neglasari, Ds. Nanggerang, Kec. Sukasari, Kab. Sumedang.

KELAS DUNIA DAUKY Vol. 4 diikuti oleh para guru dan 253 siswa dari kelas 1 s.d kelas 6. 

Jumlah partisipan yang cukup banyak, membuat Duta DAUKY bekerjasama dengan Despro Sumedang.

Kegiatan hari pertama dibuka dengan pengenalan KELAS DUNIA DAUKY.

Dilanjutkan dengan Kelas Membaca di kelas masing-masing dengan bimbingan para Duta DAUKY.

Di kelas ini, siswa-siswi diajak untuk membaca buku-buku ringan hasil donasi, yang membahas berbagai isu dengan cara menyenangkan.

Jumlah donasi buku yang cukup banyak, membuat setiap siswa berkesempatan menikmati bacaannya masing-masing.

Masih di Kelas Membaca, setiap siswa mendapatkan buku KELAS DUNIA DAUKY sebagai sarana dalam menjalankan program literasi.

Di buku ini, mereka diminta untuk menuliskan kembali cerita yang telah dibaca dan target buku yang akan dibaca selama 1 bulan.

Diikuti pula dengan ajakan menulis kata-kata penyemangat diri.

Hal menarik lainnya dari buku ini adalah, adanya “BINGO” yang berisi to do list dan berfungsi sebagai tiket masuk kegiatan Festival Budaya.

Usai dari Kelas Membaca, para siswa diajak untuk mengikuti Kelas Menghitung.

Dikemas dalam bentuk permainan kompetisi, kelas ini membagi siswa dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-5 orang.

Mereka diminta untuk masuk ke dalam satu sarung dan berbaris di belakang garis start.

Setiap Duta DAUKY memberi pertanyaan, kelompok siswa menjawabnya dengan cara menghampiri kotak-kotak jawaban di depan mereka.

Kelompok paling cepat menuju kotak jawaban, dialah yang menjadi pemenang.

Hari kedua KELAS DUNIA DAUKY diisi dengan Festival Budaya.

Di kegiatan ini, para Duta DAUKY menggelar booth dari beberapa negara dan daerah di Indonesia seperti Thailand, Turki, Italia, Malaysia, Yunani, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

Booth tersebut menjadi sarana Duta DAUKY untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman ketika melakukan misi ilmiah maupun sosial budaya di negara maupun daerah yang dikunjungi.

Di Festival Budaya, para siswa diajak untuk mencicipi kuliner khas sekaligus mengenal kata sapa, letak geografis, mata uang dari negara maupun daerah yang dipamerkan.

Mereka juga dikenalkan  berbagai busana adat yang dikenakan langsung oleh para Duta DAUKY pengisi booth.

Dengan penyampaian yang menarik dan menyenangkan dalam kemasan audio visual, para siswa sangat menikmati kegiatan di booth.

Selain mengenalkan dunia internasional, di Festival Budaya ini juga digelar Kelas Mendongeng dan Kelas Menonton Anti-Bullying.

Kelas Mendongeng ditujukan untuk menguatkan minat literasi dari kegiatan di hari pertama.

Sementara Kelas Menonton Anti-Bullying dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran dalam diri anak akan bahaya bullying dan sikap diri dalam menghadapinya.

Ketua Umum ELFOUNDATION, Irvan Rachmawan menyampaikan ungkapan terimakasih atas respons positif dan kerjasama yang diberikan para guru dan siswa di SDN Neglasari, Sumedang.

Irvan berharap kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan minat anak dalam dunia literasi sekaligus memotivasi mereka untuk berhasil dalam studinya.

Kepada para Duta DAUKY, Irvan juga menyampaikan apresiasinya atas sumbangsih tenaga, pengetahuan maupun pengalamannya dalam misi edukasi dan sosial ini.

Semoga melalui kegiatan ini, para Duta DAUKY semakin bersemangat melakukan misi-misi serupa yang jangkauan manfaatnya lebih luas lagi.

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published.

English EN Indonesian ID